Informasi Media 

Pusat Informasi dan Berita KA 

Pencarian:

Sumbangsih KAI dalam melestarikan Budaya Sriwedari

Tanggal Publikasi : 16.03.2017

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta untuk pengembangan sarana dan prasarana Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Kamis (16/3). Bantuan senilai Rp150.000.000 diberikan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Acara yang bertempat di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari ini dibuka oleh Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, lalu dilanjutkan sambutan Walikota Surakarta.


KAI memberikan bantuan sebesar Rp 150 Juta untuk prasarana Gedung Wayang Orang Sriwedari

"Kita patut bersyukur karena warisan budaya Indonesia khususnya wayang orang masih bertahan sampai saat ini. Kita patut menjaga dan melestarikan budaya tersebut," ucap Direktur Utama KAI Edi Sukmoro. Selanjutnya Edi mengatakan, dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa memberikan manfaat untuk kemajuan dan kelestarian kesenian wayang orang. Pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PT KAI untuk melestarikan budaya Indonesia. “Kami beri bantuan CSR karena ini salah satu budaya yang harus dilestarikan. Jangan sampai budaya luhur ini lama-lama surut, mati. Kita harapkan bantuan ini bisa terus-menerus diberikan,” ujar Edi. Edi menambahkn bahwa jangan sampai budaya yang luhur ini justru surut dan mati karena tidak diperhatikan. Karena kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi.


Pertunjukan Wayang Orang di GWO Sriwedari

Walikota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berharap kedepannya pertunjukan wayang orang semakin menarik disaksikan. Saat ini, para pemain wayang orang Sriwedari dinilai masih tampil dengan keterbatasan. Rencananya, bantuan tersebut akan diprioritaskan untuk membenahi sejumlah perangkat audio di gedung pertunjukan yang terletak di Jalan Slamet Riyadi no. 275 Solo. "Yang jadi persoalan adalah sound system. Kita akan cari microphone yang peka biar tidak terkesan semrawut menggantung diatas, sehingga para pemain bisa leluasa memainkan perannya masing-masing. Beliau (Dirut KAI) juga mengatakan CSR ini nantinya tidak hanya sekali ini. Mudah-mudahan setiap tahun ada, dan harapannya Wayang Orang Sriwedari semakin dicintai masyarakat” ucap Rudy.


Foto bersama Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Walikota Surakarta, dan para pemain wayang orang

GWO Sriwedari adalah sebuah gedung pertunjukan wayang orang yang ada di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari. Tempat ini menyajikan seni pertunjukan daerah wayang orang yang menyajikan cerita wayang berdasarkan pada cerita Ramayana dan Mahabarata. Wayang Orang Sriwedari termasuk kelompok wayang yang mengalami pasang surut.Mereka sempat manggung meski hanya segelintir penonton yang datang. Terobosan pun dilakukan agar kesenian yang menjadi ikon THR Sriwedari itu tidak punah. Diantaranya, mengombinasikan cerita pewayangan dengan realita yang terjadi di masyarakat sekarang. Kelompok ini juga menggandeng tokoh-tokoh di Solo untuk terlibat langsung dalam pementasan. Tak jarang, pejabat dan anggota DPRD Kota Solo turut serta menjadi pemain. (PR KAI)

Jadwal dan Pesan Tiket