Sinergi BUMN dalam Penjualan Sarana Non Operasi KAI
Posted: 08.01.2018 Categories: Berita

Bertempat di Jakarta Railway Center,Jakarta, Senin (8/1) telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian tentang Penjualan 803 Unit ATDO (Aktiva Tetap Diberhentikan dari Operasi) milik PT Kereta Api Indonesia (Persero). Penandatanganan dilakukan oleh Coorporate Deputy Director Of Logistic Anggoro Triwibowo selaku Ketua Tim Penjualan 803 Unit ATDO mewakili KAI dan Direktur Utama PT Krakatau National Resources Nanang Priatna yang disaksikan oleh Direktur Logistik & Pengembangan KAI Budi Noviantoro serta Direktur Keuangan KAI Didiekj Hartantyo.


Proses penandatanganan MoU

Anggoro Triwibowo mengatakan kerja sama kedua perusahaan tersebut diharapkan menjadi role model sinergi BUMN dalam mengantisipasi perkembangan bisnis dan kemajuan perusahaan. “Kerja sama ini merupakan hal yang baik karena saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujar Anggoro.

PT Krakatau National Resources (KNR) adalah anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan dan trading komoditas bahan baku industri baja dan industri terkait. “Kerja sama ini untuk menjamin ketersedian bahan baku PT Krakatau steel melalui PT Krakatau National Resources. KNR bekerjasama dengan KAI dalam pengelolaan pemindahtanganan scrap dan barang bekas,” ujar Nanang Priatna.


Penyerahan cinderamata dari KAI

Ruang lingkup dari kontrak perjanjian tersebut adalah KAI selaku pemilik Steel Scraap atau ATDO menjual Steel Scraap kepada PT Krakatau National Resources sebagai pihak pembeli 803 Unit ATDO. Steel Scraap/ATDO merupakan aktiva milik KAI yang tetap diberhentikan dari operasi yang berupa Lok, Kereta, Gerbong dan fasilitas yang telah mendapat persetujuan dari RUPS untuk dilakukan penghapusbukuan dan pemindahtanganan dengan cara penjualan. Adapun masa berlaku kontrak perjanjian penjualan 803 unit ATDO sampai dengan 30 Agustus 2018. (Public Relations KAI)

 

 

Booking Button