Persiapan Pengoperasian KA Minangkabau Ekspres
Posted: 25.02.2018 Categories: Berita

KAI akan segera mengoperasikan KA Minangkabau Ekspres yang akan menghubungkan Stasiun Simpang Haru di Kota Padang hingga stasiun kereta di kompleks Bandara Internasional Minangkabau (BIM). KA ini merupakan berjenis kereta api diesel elektronik (KRDE) yang dibuat oleh PT Industri Kereta Api (Persero). KA Minangkabau Ekspres terdiri atas 4 kereta ini mampu mengangkut 398 penumpang untuk kondisi normal dan maksimal 589 penumpang. Beban kereta ini berbeda dengan kereta lainnya karena tekanan bebannya mencapai 18 ton. KA ini diproduksi selama 9 bulan di Madiun, Jawa Timur. Kata dia, Kereta Bandara itu didominasi warna hijau dan putih.


Rangkaian KA Minangkabau Ekspres di Stasiun Duku

KA Minangkabau Ekspres ini sudah melewati beberapa kali uji coba dari Stasiun Madiun Jawa Timur, menuju DKI Jakarta. Uji coba dilakukan INKA dan KAI. Untuk memastikan keamanan perjalanannya, KA Minangkabau Ekspres akan diujicobakan pada jalur yang akan dilalui. "Kami akan uji coba jalur dulu untuk memastikan keamanan rute yang dilalui," kata Kepala Divre II KAI Sumbar Yuherman di Padang, Jumat (23/2).

Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Bambang Eko Martono meninjau sistem persinyalan Stasiun Duku

Jajaran Direktur KAI juga secara rutin memantau persiapan dari pengoperasian KA Minangkabau Ekspres ini. Mulai dari kesiapan stasiun, sistem tiketing, sistem persinyalan, prasarananya, dan berbagai aspek lainnya. Mulai dari ruang tunggu penumpang, ruang VIP, Peron, Emplasemen, hingga Depo tidak luput dari pantauan serta memberi arahan. "Nanti perbaikan yang perlu agar segera selesai secepatnya, dan harus bagus," pesan Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Budi Noviantoro.

Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar menetapkan tarif Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) - Simpang Haru, Padang, Sumatera Barat ini di atas tarif moda angkutan lain yang telah lebih dahulu melayani rute tersebut seperti bus Damri. "Tarifnya kemungkinan sekitar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu untuk rute sepanjang 23 kilometer itu," kata Kepala Dishub Sumbar, Amran di Padang. Ia menambahkan kereta bandara akan melayani lima kali perjalanan, setiap hari dari Stasiun Simpang Haru dan untuk jadwal akan disesuaikan dengan Angkasa Pura II.

Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo meninjau Skybridge yang menghubungkan Stasiun BIM dan Bandara Internasional Minangkabau

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengatur kedatangan Presiden Jokowi pada April 2018 mendatang.  "KA Minangkabau Ekspres akan diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Kami sudah koordinasi dengan Kemenhub," ujarnya. (Public Relations KAI)

 

 

 

 

Booking Button