Kunjungan Kerja ke Sukabumi, Presiden Jokowi Kembali Gunakan KA Sebagai Moda Transportasinya
Posted: 08.04.2018 Categories: Berita

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beserta rombongan menggunakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) RI-1 untuk melaksanakan kunjungan kerja ke Sukabumi-Jawa Barat, Sabtu (7/4). Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, Presiden tiba di lokasi padat karya sekitar pukul 15:40 WIB didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.


Presiden RI Joko Widodo berjalan menuju KLB RI-1 didamping Direktur Operasi KAI Slamet Suseno Priyanto (kanan) dan EVP Daop 1 Jakarta R Dadan Rudiansyah (kiri)

Presiden Jokowi turun dari KLB RI-1 untuk meninjau lokasi proyek padat karya pembangunan rel kereta api Bogor-Sukabumi, segmen I Paledang-Cicurug (26,7 km). Setelah itu, Presiden berdialog dengan para pekerja. Sebanyak 1.420 pekerja ikut dalam program padat karya tunai di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Mereka bekerja pada proyek pembangunan jalur ganda kereta api (KA) Bogor-Sukabumi segmen Cigombong-Cicurug yang dimulai di Desa Tenjoayu. Program padat karya tersebut dilaksanakan dari Maret dan diperkirakan selesai pada November 2018, dengan total biaya upah yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp 12 miliar.


Presiden Jokowi menumpang Kereta Api Luar Biasa RI-1 untuk menuju Kabupaten Sukabumi dalam rangka kunjungan kerja. Foto oleh Biro Pers Setpres.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan jalur ganda KA ini menjadi gerbang pembuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Saat ini sudah ratusan masyarakat lokal yang terlibat dalam pembangunan jalur ganda KA segmen Cicurug-Cigombong. Mereka ikut berperan serta untuk melakukan pekerjaan pembersihan lahan, jalan akses, jembatan sementara, galian, perataan tanah, mengecer balas, mengecer bantalan, mengecer rel, dan galian saluran. "Pekerjaan seperti bisa menampung banyak pekerja dan pemerintah mendapat bantuan, sedangkan masyarakat mendapat penghasilan," ujar Budi.


Presiden saat meninjau lokasi padat karya pembangunan rel ganda kereta api Bogor-Sukabumi, di Desa Tenjoayu, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Foto oleh Setpres

Presiden Joko Widodo menyatakan, sejumlah pekerjaan di daerah akan dilakukan dengan pendekatan Padat Karya Tunai (PKT). “Kita ingin masyarakat ikut bekerja dalam mengerjakan setiap proyek-proyek yang ada di daerah,  masyarakat dilibatkan, seperti tadi Kementerian Perhubungan dalam membuat rel ganda dari Bogor ke Sukabumi. Masyarakat juga dilibatkan disana,” kata Presiden Jokowi. Presiden berharap dengan semakin banyak Kementerian yang memakai pola Padat Karya Tunai ini daya beli masyarakat atau konsumsi masyarakat menjadi naik dan peredaran uang yang ada di daerah juga naik.


Presiden RI Joko Widodo berfoto dengan jajaran KAI yang mempersiapkan KLB RI-1


Presiden RI Joko Widodo menyapa masyarakat di Stasiun Bogor

KLB RI-1 ini menggunakan rangkaian dengan Stam Formasi; 2 Lok CC206 + 2K1+ Jawa + Bali + M1+ P. Pada hari ini Minggu (8/4), rombongan presiden kembali menuju Bogor dari Stasiun Cibadak dengan menggunakan lagi KLB RI-1. Saat diperjalanan pulang, Rombongan Presiden RI menyempatkan diri berhenti di KM 25+600 antara Stasiun Cigombong - Stasiun Maseng untuk melihat pembangunan jalan Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi) serta Stasiun Maseng untuk menyapa warga serta membagikan bingkisan kepada masyarakat sekitar stasiun. (Public Relations KAI)

 

Booking Button