Peresmian Loko Coffee Shop Malioboro
Posted: 24.06.2018 Categories: Berita

Saat ini tempat nongkrong di Kota Yogyakarta mulai menjamur, untuk mendukung potensi kopi Nusantara,  PT Reska Multi Usaha sebagai grup usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan Loko Coffee Shop Malioboro di pelataran Stasiun Yogyakarta, Jl. Pasar Kembang. Loko Coffee Shop Malioboro diresmikan pada Minggu (24/6) oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.


Suasana Loko Coffee Shop Malioboro

 “Kita ingin mengangkat kearifan lokal. Sudah terkumpul para ahli kopi dan kita harus majukan kopi kita sendiri. Stasiun-stasiun coba kita buka untuk memberi kesempatan kopi nasional,” kata Edi. Edi menambahkan bahwa konsep awal dari keberadaan Loko Coffee Shop Malioboro ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan para calon penumpang kereta api pada saat menunggu keberangkatan di stasiun. “Namun kini berkembang menjadi daya tarik masyarakat dan wisatawan untuk tambahan destinasi wisata kuliner yang nyaman di Yogyakarta, “ ujar Edi

Dalam sambutannya, Haryadi Suyuti  memberikan dukungan kepada Loko Coffee Shop "Setelah sekian lama kawasan ini kurang tertata, kehadiran kafe ini menjadikan perubahan yang cukup bagus. Kawasan menjadi tertata," ucapnya. Menurutnya, dengan lokasinya yang terlihat lebih baik dan tertata, tak ayal hal tersebut dirasa dapat menambah citra positif Yogyakarta sebagai destinasi wisata. "Stasiun sudah bersih di dalam dan di luar, seperti kata Pak Edi Sukmoro tadi juga tingkat penggunan kereta api sebagai moda transportasi juga menjadi lebih tinggi," imbuhnya.


Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan walk of fame dan pembukaan tirai genta kereta api

Coffee shop dengan konsep semi outdoor yang memiliki kapasitas 165 tempat duduk ini sengaja memilih interior pendukung secara khusus yaitu meja dan bangku dari kayu bekas bantalan rel untuk menguatkan konsep yang hendak dihadirkan. Lokasinya yang nyaman membuat pengunjung dapat menikmati suasana hiruk pikuk Kota Yogyakarta sambil menikmati hidangan khas Loko Coffee Shop Malioboro yang buka selama 24 jam.

Bertemakan Medang, Madang, Jagongan atau Minum, Makan, Nongkrong Loko Coffee Shop hadir dengan makanan dan minuman tradisional Yogyakarta yang dapat dinikmati mulai pukul 00.00 WIB hingga 07.00 WIB diantaranya Brongkos Koyor, Gudek Koyor dan Wedang Ronde. Sedangkan pada pukul 07.00 WIB hingga 24.00 WIB pengunjung dapat menikmati sajian ala café seperti Bakmi goreng, Nasi Goreng, dan Chicken Gordon Bleu dan minuman yang patut dicoba tentu saja kopi dengan banyak pilihan single origin dari berbagai daerah di Indonesia dengan metode espresso atau manual brew.

Tidak hanya urusan kuliner saja, pengunjung Loko Coffee Shop Malioboro juga akan dihibur oleh live music dengan tema berbeda setiap harinya dari band asal Yogyakarta mulai pukul 20:00 WIB.Senin khusus untuk musik beraliran Latina, Selasa (Beatles Dmasta), Rabu (Reagee Positive Vibration), Kamis (Keroncong Komunitas), Jumat (Andree Baskara & Friend), Sabtu (Deplastik All Genre) dan Minggu untuk Astro Country.

“Tiap hari ada 10 jenis kopi nusantara berbeda yang kami tawarkan dan semuanya berkualitas. Catatan penting tempat ini cocok untuk semua kalangan karena range harga Rp 10 ribu hingga Rp 45 ribu.” pungkas Plt Direktur Utama PT RMU M Sahli.


Loko Coffee Shop dipenuhi oleh para pengunjung

Sebelumnya, PT Reska Multi Usaha sudah memiliki usaha Loko Cafe yang dibuka di empat stasiun yaitu Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Gubeng Surabaya dan Stasiun Gambir Jakarta. Ada satu hal yang unik dari Loko Coffee Shop dibanding cabang Loko Café yang lain yaitu adanya live brewing kopi Nusantara dari para barista lokal yang dapat dinikmati langsung oleh para pengunjung café. (Public Relations KAI)

 

Booking Button