Angkutan Nataru Sukses, KA Joglosemarkerto menjadi KA paling tinggi volume Penumpangnya
Posted: 07.01.2020 Categories: Siaran Pers

Kegiatan angkutan Nataru 2019-2020 sudah berakhir tanggal 5 Januari 2020. Kegiatan posko yang dilaksanakan selama 18 hari tersebut, mulai 19 Desember 2019 - 5 Januari 2020, berjalan lancar dan sukses. KAI Daop 5 purwokerto telah memaksimalkan seluruh sumberdaya yang ada, baik prasarana, sarana, SDM maupun melibatkan dari bantuan luar seperti TNI, POLRI, Rumah sakit / Puskesmas, Railfans dan lainsebagainya, dengan tujuam untuk mendukung serta mensukseskan masa angkutan Nataru 2019-2020.
Dari evaluasi selama masa angkutan Nataru 2019-2020, di Daop 5 Purwokerto tercatat hal - hal sebagai berikut :

Angkutan Penumpang.
Selama masa angkutan Nataru 2019-2020, Daop 5 Purwokerto menjalankan sebanyak 110 KA penumpang, dengan rincian 82 KA jarak jauh reguler (24 KA berangkat/berakhir di Daop 5), 16 KA tambahan Nataru (6 KA berangkat/berakhir di Daop 5), 8 KA lokal Prameks, 4 KA bandara. Dengan total jumlah tempat duduk perhari untuk KA penpang jarak jauh sebanyak 47.868.
Data penumpang yang naik di wilayah Daop 5 Purwokerto sebanyak 286.698 orang. Ini meningkat 4,3% dibanding tahun 2018-2019 sebanyak 274.777 atau 1,1 % diatas program 2019-2020 sebanyak 283.690. "Daop 5 purwokerto ada peningkatan jumlah penumpang naik dibanding tahun 2018-2019 sebesar 4,3%", demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.
Jumlah Penumpang naik KA, masih didominasi oleh stasiun Purwokerto sebanyak 93.871 orang, stasiun Kutoarjo sebanyak 68.558 orang, stasiun Kebumen sebanyak 30.194 dan stasiun Kroya sebanyak 24.216 orang. Sedangkan sisanya menyebar di 11 stasiun yang melayani naik turun penumpang.

Sedangkan penumpang turun selama 18 hari masa angkutan Nataru 2019-2020 sebanyak 293.096, atau lebih banyak 2,2% dibandingkan jumlah penumpang yang naik KA. 

Pada periode Nataru ini, Daop 5 Purwokerto mencatat tanggal puncak terjadi pada tanggal 30 Desember 2019 dengan volume 17.684 penumpang berangkat dari stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto. Sedangkan penumpang yang turun paling tinggi pada tanggal 29 Desember 2019 sebanyak 18.341 penumpang, yang turun di stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto.
Dan yang patut menjadi catatan, KA Joglosemarkerto (193) relasi Solo-Tegal- Purwokerto-Solo- Semarangtawang tercatat memiliki volume 42.526 penumpang sebagai kereta api dengan jumlah penumpang terbanyak, diikuti oleh KA Joglosemarkerto (199) relasi Solo-Tegal- Purwokerto - Semarangtawang tercatat volume penumpang 42.526.

Ada beberapa kejadian selama masa angkutan Nataru 2019-2020 di wilayah Daop 5 purwokerto, yaitu :

- Pada tangal 24 Desember 2019 pukul 08.25 hampir memasuki stasiun Kawunganten, KA Serayu melintas dari arah Timur ke barat di km 364+1 ada orang  yang sedang berjalan di jalur ka searah jalanya ka membawa sepeda ontel dan Masinis sudah memberikan semboyan 35 namun tidak dihiraukan dan akhirnya menemper KA 321 Serayu pagi
- KA Wijayakusuma pd tgl 27 Desember 2019 pukul 16.36 sepeda motor menemper ka 124 (Wijayakusuma) relasi Cilacap - Ketapang, di JPL no.555 perlintasan resmi terjaga di km 446 +2/3 antara Sruweng- Kebumen.
Sepeda motor melintas dari arah Utara ke selatan di perlintasan berpenjaga Jpl 555, korban menerobos palang pintu yg sdh tertutup.
Masinis sudah membunyikan semboyan 35, akan tetapi karena jaraknya sudah cukup dekat akhirnya korban menemper KA Wijayakusuma.
"Tetap hati-hati saat melintas perlintasan KA," pesan Supriyanto.

KAI juga menyampaikan pemohonan maaf kepada para pengguna atas kejadian gangguan persinyalan di lintas Karawang – Klari, dan banjir di kawasan Daop 1 Jakarta, yang menyebabkan terganggu dan terlambatnya perjalanan KA. Seluruh kendala tersebut berhasil KAI atasi dengan merekayasa pola operasi untuk menekan kelambatan dan bekerja sama instansi terkait untuk penanganan gangguan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api. Tidak ada korban jiwa atau kecelakaan KA selama periode angkutan Nataru ini.

Sementara itu, untuk pelayanan prima kepada pelanggan, di masa Nataru ini KAI juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di stasiun Purwokerto, Kroya dan Kutoarjo. Pelayanan kesehatan yang dilayani meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, pengukuran berat badan, dan konsultasi medis. "Layanan pemeriksaan gratis kepada penumpang KA di stasiun ini cukup membantu penumpang," ujar Supriyanto.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa kereta api, pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta KA menjadikan perjalanan kereta api pada masa angkutan Nataru 2019/2020 ini berjalan lancar,” tutup Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, mengutip pernyataan dari VP Public Ralation KAI.

PT KAI tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan perjalanan KA beserta seluruh penumpang maupun barang yang diangkutnya. (Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto)

 

 

 

Booking Button