2 Menteri Tinjau Kesiapan KA Bandara Soekarno-Hatta
Posted: 28.11.2017 Categories: Berita

Kereta Bandara sebagai salah satu moda alternatif menuju Bandara Soekarno-Hatta dari Jakarta pembangunannya terus dikebut. Targetnya layanan tersebut sudah dapat digunakan pada awal Desember 2017. Untuk memastikan proyek ini dapat tepat waktu dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan pengecekan kesiapan proyek tersebut.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Stasiun Sudirman Baru

Budi Karya Sumadi melakukan uji coba operasi kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Manggarai – Stasiun Soekarno-Hatta pada Kamis (23/11). Budi Karya Sumadi didampingi Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Budi Noviantoro dan Direktur Utama Railink Heru Kuswanto dan jajaran KAI lainnya.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencoba e-gate Stasiun Sudirman Baru

Dengan pengoperasian KA Bandara Soetta ini nanti diharapkan bisa menambah pilihan bagi masyarakat dalam mengakses bandara terbesar di Indonesia itu. Jika selama ini hanya tersedia pilihan transportasi berbasis jalan raya, maka sebentar lagi akan hadir layanan transportasi publik berbasis jalan rel yang mengusung kenyamanan bagi pelanggan. Adanya kereta bandara ini diharapkan 30 persen penumpang yang menuju Bandara Soekarno-Hatta dapat berpindah menggunakan moda kereta api. “Kita harapkan dengan kereta bandara ini 30 persen orang yang menuju bandara Soekarno-Hatta akan pindah ke kereta api. Karena kereta api ini kan dicintai masyarakat,” ujar Budi Karya Sumadi.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyapa masyarakat dari dalam KA Inspeksi Wijayakusuma

Heru Kuswanto mengatakan “Uji coba operasi KA Bandara Soetta pada kesempatan kali ini lebih bertujuan untuk mencoba pertama kali track baru dari Stasiun Batuceper sampai Stasiun Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 12,3 KM sebagai bagian dari persiapan soft launching operasi KA Bandara Soetta yang insya allah akan dilakukan antara tanggal 1-3 Desember 2017 sesuai arahan Menhub.”


Menteri BUMN Rini M Soemarno mencoba transaksi tiket KA Bandara Soekarno Hatta menggunakan vending machine di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta

Setelahnya pada Selasa (28/11), Rini Soemarno didampingi beberapa Direktur Utama KAI Edi Sukmoro berkesempatan mencoba KA Bandara tersebut. Kedatangan Rini dan rombongan ke stasiun Bandara Soekarno-Hatta dari terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menggunakan AMPS (Automated People Mover System), yang biasa disebut bersama jajaran Direksi BUMN lainnya seperti Angkasa Pura 2, Waskita, INKA, dan LEN. Saat meninjau Stasiun Bandara, Rini mengaku puas dengan progres pembangunan yang sudah mencapai 97,75%. Ia meminta agar prasarana dalam stasiun, seperti jembatan connecting bridge dan shelter integrated building bisa dipercepat. "Kalau bisa shelter building selesai 24 Desember, sebelum Natal.


Menteri BUMN Rini M Soemarno berbincang dengan Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Budi Noviantoro (kanan) dan Direktur Aset Tanah dan Bangunan KAI Dody Budiawan

Sebelum mencoba KA Bandara, Rini melakukan pembelian tiket perdana KA tersebut melalui vending machine. Dia pun terlihat gembira saat tiket berhasil dicetak.  Proses cetak tiket membutuhkan waktu sekitar tiga sampai lima menit karena harus memilih asal stasiun dan tujuan kemudian mengisi biodata, seperti nama, nomor handphone dan email. Rini pun selanjutnya memasuki KA Bandara Soekarno-Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru. Railink sendiri menyiapkan 10 trainset KRL dengan setiap trainset-nya memiliki 6 kereta dengan keseluruhan jumlah tempat duduk 272 per trainset. KRL buatan INKA tersebut memiliki fasilitas premium mulai dari tempat duduk yang nyaman, full AC, wifi high speed, sampai dengan fasilitas toilet seperti di pesawat.


Menteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Stasiun Sudirman Baru

Secara garis besar, kata Rini, KA Bandara Soetta sudah berjalan bagus. "Untuk persinyalan itu oleh LEN, keretanya bagus dari INKA. Pembangunan ini semua sinergi BUMN. Mesin tiketnya saja dikembangkan sendiri KAI dan Railink," jelasnya. Menteri Rini menegaskan bawah pembangunan KA Bandara ini merupakan wujud sinergi BUMN. KA Bandara Soekarno-Hatta ini nantinya melayani penumpang di 5 Stasiun, yaitu: Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Namun, pada awal operasional baru akan melayani penumpang di dua stasiun terlebih dahulu yaitu Stasiun Sudirman Baru dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. (PR KAI)

Booking Button